My Little Story Goes Here

Breaking

Sabtu, 16 Maret 2024

DJAMALUDIN SI NAKAL

 

Author Stevanus Pv

Di sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh hijaunya hutan dan indahnya bukit-bukit, tinggallah sekelompok anak-anak yang penuh dengan keceriaan dan kegembiraan. Namun, di anatara mereka, ada satu anak bernama Djamaludin yang terkenal sebagai anak nakal di desa itu.

Djamaludin, dengan senyumnya yang merekah, mata nakalnya yang selalu berbinar, dan sifatnya yang suka mencari kesenangan, seringkali menjadi sumber kegaduhan di antara teman-temannya. Dia tinggal di tepi bukit desa, dimana pohon-pohon rindang dan semak-semak liar menjadi tempat bermainnya.

Setiap hari, Djamaludin memulai petualangannya dengan menemui teman-temannya di bukit. Dia suka membuat berbagai rencana usil dan kejutan yang tak terduga. Kadang, Djamaludin akan menyembunyikan mainan temannya di semak-semak, atau menyulut kembang api di belakang mereka untuk membuat mereka terkejut.

Tidak hanya itu saja, Djamaludin juga terkenal akan kepiawaiannya dalam menggoda binatang liar yang bersembunyi di hutan. Dia suka melempar batu ke sarang burung, membuat gaduh hewan-hewan liar yang sedang beristirahat, atau bahkan mengejar kawanan kera yang sedang bermain di pepohonan. Namun, meskipun kelakuannya sering membuat teman-temannya marah, mereka tidak bisa membenci Djamaludin sepenuhnya. Di balik semua keusilannya, Djamaludin memiliki kebaikan tersembunyi. Dia selalu bersedia membantu teman-temannya dalam situasi apapun, dan kadang-kadang memberi mereka hadiah-hadiah kecil sebagai tanda persahabatan.

Suatu hari, ketika mereka sedang bermain di hutan seperti biasa, Djamaludin dan teman-temannya tersesat. Mereka terjebak di tengah pepohonan yang lebat dan tidak tahu jalan pulang. Tanpa ragu, Djamaludin memimpin mereka dengan keberaniannya, menggunakan pengetahuan tentang alam yang dimiliknya untuk menemukan jalan kembali ke desa.

Sejak sat itu, pandangan teman-teman Djamaludin terhadapnya mulai berubah. Mereka mulai menghargai keberaniannya dan menyadari bahwa meskipun Djamaludin si nakal, Djamaludin tetaplah sahabat mereka yang dapat diandalkan dalam situasi sulit sekalipun.

Seiring berjalannya waktu, Djamaludin belajar dari perjalanan hidupnya. Djamaludin mulai belajar untuk mendengendalikan keusilannya dan mengunakan kecerdikannya huntuk hal-hal yang lebih positif. Dia pun menjadi contoh bagi teman-temannya, Djamaludin juga rajin belajar tentang agama, dan setelah Djamaludin beranjak dewasa, dia pun segera di angkat menjadi kepala desa di bukit tersebut.

Kita semua dapat belajar dan tumbuh menjadi orang yang lebih baik. Seperti Djamaludin yang nakal, dia tetap akan menjadi sosok yang dikenang sebagai Djamaludin yang nakal dan penuh warna serta pemberani dalam ingatan teman-temannya.